Kamis, 16 April 2020

Dampak Kondisi COVID19

Dampak atau pengaruh negatif kondisi COVID19 terhadap bisnis.
-          Dampak Kerugian Global
Secara global, potensi kehilangan ekonomi dunia mencapai US155 miliar dan China sendiri US$103 miliar. Itu dalam skenario moderat. Jika skenario buruk, secara global, potensi kerugian dunia mencapai US$346  miliar. Angka tersebut berasal dari potensi kerugian China (US$ 236 miliar), negara Asia non-China (US$42 miliar) dan sisanya dari negara-negara lain (US$68 miliar).
-          Virus Corona Buat Dana Asing Kabur dari Indonesia
Bank Indonesia mencatat modal asing masuk ke Indonesia melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp3,8 triliun hingga 23 Januari 2018. Namun demikian, aliran modal keluar atau capital outflow di pasar saham juga terjadi sebanyak Rp980 miliar.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menjelaskan, aliran modal keluar terjadi karena kondisi geopolitik global dan maraknya wabah virus corona. Ini terbukti dengan terjadinya penurunan harga saham.
-          Maskapai Nasional Dilarang Terbang ke Daerah Asal Virus
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa maskapai Indonesia untuk sementara waktu tidak akan melakukan penerbangan ke Kota Wuhan, China. Ini diberlakukan untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya wabah virus pneumonia melalui jalur penerbangan.
Seperti diketahui, wabah Corona virus penyebab pneumonia dipastikan mampu menular dari manusia ke manusia. hal ini diungkap oleh ilmuwan asal China yang tengah melakukan penelitian tersebut.
Larangan ini disampaikan menindaklanjuti NOTAM G0108/20 yang diterbitkan oleh International Notam Office Beijing. Saat ini, ada dua maskapai penerbangan nasional yang memiliki rute penerbangan ke Kota Wuhan, yakni Sriwijaya Air dan Lion Air.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti mengatakan, pihaknya akan melakukan antisipasi penyebaran virus pneumonia melalui jalur penerbangan.
"Kami telah melakukan koordinasi intensif kepada seluruh maskapai penerbangan di Indonesia untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus pneumonia masuk ke Indonesia melalui aktifitas penerbangan,".
-          Pariwisata Bali Paling Rentan
Melihat dampak buruk dari virus corona, Pengamat INDEF Abra Talattov, melihat Bali menjadi tempat harus diwaspadai dan menjadi prioritas untuk dijaga dalam hal pencegahan penularan virus tersebut.
"(Hal itu dikarenakan) di sana wisatawannya bercampur baur antar semua negara. Kemudian di Bali, penerbangan internasionalnya juga banyak. Nah di sana, wisatawan dari China juga signifikan,".
Hal itu menurut Abra, didasari oleh rasa khawatir jika suatu saat ada satu orang yang terdampak virus, WNA akan takut untuk berpergian ke Bali. "Nanti ukuran dampak kerugiannya akan lebih dalam dan meluas. Itu yang perlu diwaspadai.
-          Jumlah Jamaah Umrah ke Arab Saudi
Begitu pula dampak dari larangan umrah karena ada kekhawatiran virus Corona masuk ke Arab Saudi. Sebagai negara penyumbang jamaah umrah terbanyak nomor dua di dunia, jelas kondisi ini memukul ekonomi Indonesia.
Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah menghitung pengusaha tour and travel umrah dalam sebulan saja bisa merugi Rp2 triliun hingga Rp2,5 triliun akibat larangan umrah ke Arab Saudi ini. Taksiran kerugian ini didapat dari jumlah jamaah umrah yang rata-mencapai 100.000-150.000 dalam setiap bulan dengan biaya Rp20 juta.
Imbas negatif itu baru dari sisi omzet dan belum memperhitungkan efek lain yang akan mengikuti yaitu dari sisi karyawan, kasus Cathay di atas misalnya. Sebagai informasi, dalam setahun Indonesia bisa mengirimkan jamaah umrah sekitar 1 juta orang. Itu baru dari sisi umrah saja.
Memang penanganan Corona saat ini belum memperlihatkan tanda-tanda menurun karena tengah berada pada fase panik atau masa puncak.
Referensi :
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200306/9/1210000/ini-dampak-ekonomi-dunia-akibat-virus-corona-versi-adb
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4163847/5-dampak-virus-corona-ke-ekonomi-indonesia
https://sumut.antaranews.com/berita/284566/sandiaga-antisipasi-dampak-covid-19-terhadap-perekonomian-dengan-bantu-umkm
https://id.quora.com/Apa-dampak-positif-dan-negatif-dari-wabah-COVID-19
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200302/9/1207965/corona-bikin-ekonomi-merana

COVID-19


Virus Corona adalah sekumpulan virus dari subfamili Orthocoronavirinae dalam keluarga Coronaviridae dan ordo Nidovirales. Kelompok virus ini yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia (termasuk manusia). Pada manusia, koronavirus menyebabkan infeksi saluran pernapasan yang umumnya ringan, seperti pilek, meskipun beberapa bentuk penyakit seperti SARS, MERS, dan COVID-19 sifatnya lebih mematikan. Manifestasi klinis yang muncul cukup beragam pada spesies lain: pada ayam, koronavirus menyebabkan penyakit saluran pernapasan atas, sedangkan pada sapi dan babi menyebabkan diare. Belum ada vaksin atau obat antivirus untuk mencegah atau mengobati infeksi koronavirus pada manusia.

Koronavirus merupakan virus beramplop dengan genom RNA utas tunggal plus dan nukleokapsid berbentuk heliks simetris. Jumlah genom koronavirus berkisar antara 27–34 kilo pasangan basa, terbesar di antara virus RNA yang diketahui. Nama koronavirus berasal dari bahasa Latin corona yang artinya mahkota, yang mengacu pada tampilan partikel virus (virion): mereka memiliki pinggiran yang mengingatkan pada mahkota atau korona matahari.

ALC merupakan seseorang yang menjadi agen dan bertugas mengedukasi masyarakat secara online. Siapapun yang mempunyai media social bisa bergabung di ALC untuk berjuang bersama, kegiatan ini bisa dilakukan dimana saja dan bisa didaerah manapun se-Indonesia. ALC dibentuk pada tanggal 24 Maret 2020 dan dibentuknya ALC ini antara lain :

1.      Semakin menyebarnya Covid-19 di Indonesia.

2.      Banyak Masyarakat yang belum sadar akan informasi Covid-19 atau anjuran pemerintah.

3.      Banyaknya info hoaxs yang muncul setiap waktu dan membuat kekhawatiran.

4.      Mulai munculnya kepanikan di masyarakat dan rasa panic ini bisa memunculkan masalah yang jauh lebih besar jika dibiarkan.

5.      Melihat banyaknyamasyarakat baik pelajar, mahasiswa, pekerja yang sekarang punya banyak waktu luang di rumah.

Dibentuknya ALC juga untuk bisa memberikan sedikit manfaat dari kita yang punya banyak waktu luang dengan tujuan :

1.      Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Covid-19 yang meresahkan.

2.      Melawan dan men-take down segala macam hoaxs tentang covid-19 yang meresahkan.

3.      Memberdayakan kekuatan social media kita yang luarbisa di tengah waktu luang kita yang semakin besar untuk hal positif.

4.      Peluang bagi kita yang belum bisa membantu secara langsung turun ke lapangan untuk bisa membantu dengan cara #dirumahaja.

5.      Menenagkan dan menghilangkan kepanikan yang mulai muncul agar bangsa kita tetap dalam suasana kondusif dan damai di tengah musibah ini.

Tim penggerak adalah tim yang bergerak untuk menyusun konten untuk dishare bersama oleh ALC.

Tim dibagi menjadi menjadi beberapa bagian yang sesuai dengan tugasnya :

1.      Composer adalah tim penyusun konten materi ALC.

2.      Desainer adalah tim desain poster dan media kampanye ALC.

3.      Call-Center adalah tim admin grup, sebagai CP media kampanye ALC.

4.      Hoaks-Buster adalah tim pencari kebenaran setiap info yang meragukan agar bisa ditake-down dan tidak meresahkan masyarakat.

Contoh-contoh poster yang telah di share oleh ALC :
 



Gambar di atas merupakan poster yang harus di share oleh semua ALC guna memberitahukan kepada masyarakat luas, poster yang di share sudah dipastikan falid dikarenakan informasi tersebut didapatkan dari web atau media yang fakta.

Bagi yang ingin mengikuti ALC juga sangat mudah sekali, hanya dengan langsung mendaftar kepada salah satu anggota ALC.

Terimakasih, semoga yang telah disampaikan bermanfaat untuk kita semua. Aamiin.

Sumber : https://thekaineko.wordpress.com/2020/03/29/covid-19-corona-virus-2/


lima jasa Elektronic Funds Transfer (ETF)

Sebutkan dan Jelaskan teknologi pembayaran elektronik  berserta contoh nya masing-masing ? Karakteristik Sistem Pembayaran Elektronik ...