Kamis, 09 November 2017

BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL

Bahasa pascal adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dikembangkan oleh Niklaus Wirth di Zurich pada akhir 1960-an hingga awal 1970-an. Pascal merupakan bahasa pemrograman yang terstruktur, sehingga sering digunakan sebagai sarana awal untuk mempelajari teknik pemrograman komputer.

1 Reserved Word (Kata Tercadang) Bahasa Pascal
Reserved Word adalah kata-kata yang sudah didefinisikan pada Pascal dan mempunyai arti tertentu. Kata-kata tersebut tidak boleh digunakan sebagai identifier (Pengenal).
Contoh : Program, Begin, End, If, For, While, Repeat, Write, Read.
2  Skema dari program pascal
Skema dari program Pascal adalah sebagai berikut.
Program nama_program;
[ Deklarasi label ]
[ Deklarasi konstanta ]
[ Deklarasi tipe ]
[ Deklarasi variabel ]
[ Deklarasi subprogram ]
Begin
Pernyataan;
Pernyataan;
End.
3 Deklarasi Prosedur dan Fungsi
Deklarasi Prosedur (Procedure) dan Fungsi ( Function) digunakan apabila program memiliki subprogram (bagian program) yg diletakkan terpisah dalam blok sendiri.
3.1 Prosedur
Prosedur adalah subprogram yang menerima masukan tetapi tidak mempunyai keluaran secara langsung. Cara mendeklarasikan sebuah prosedur adalah sebagai berikut :
procedure A; { nama prosedur adalah A }
begin
{ statement }
end;
Pendeklarasian prosedur di atas adalah untuk prosedur yang tidak memerlukan parameter. Parameter adalah data masukan untuk subprogram yang nantinya akan diproses lebih lanjut dalam subprogram tersebut. Dalam Pascal, dikenal dua macam parameter yaitu :
1) Parameter nilai (value parameter), dan
2) Parameter referensi (reference parameter).
Cara mendeklarasikan parameter tersebut adalah sebagai berikut :
procedure B(X : integer; var Y : integer);
3.2 Fungsi
Fungsi adalah subprogram yang menerima masukan dan mempunyai keluaran secara langsung. Cara mendeklarasikan sebuah fungsi adalah sebagai berikut :
function B : integer; { nama fungsi adalah B dengan }
begin { tipe data keluaran adalah integer }
{ statement }
B := 3; { nilai yang dikeluarkan fungsi }
end;
3.4 Rekursi

Dalam Pascal, ada satu kelebihan dalam cara pemanggilan subprogram. Pascal mengijinkan pemanggilan suatu subprogram dari dalam subprogram itu sendiri. Tidak semua bahasa pemrograman mengijinkan cara pemanggilan subprogram seperti itu karena akan banyak memakan memori. Untuk lebih jelasnya perhatikan potongan program di bawah ini:
procedure Z;
begin
{ statement }
Z;
end


4. Tipe Data
Dalam bahasa Pascal, secara garis besar dikenal dua macam tipe data yaitu tipe data sederhana (primitive type) dan tipe data kompleks (complex type). Tipe data sederhana adalah tipe data yang hanya mampu menyimpan satu nilai tiap satu variabelnya. Contoh tipe data sederhana adalah tipe numerik (integer dan real), tipe data karakter, tipe data boolean dan tipe data ennumerasi. Tipe data kompleks adalah tipe data yang mampu menyimpan lebih dari satu nilai dalam tiap satu variabelnya. Contoh tipe data kompleks adalah string, array (larik), record dan object.
Bentuk umum dari deklarasi tipe data adalah
Type pengenal = tipe
Keterangan:
pengenal : nama pengenal yang menyatakan tipe data.
tipe : tipe data yang berlaku dalam Turbo Pascal.
4.1 Tipe Data Sederhana
4.1.1 Tipe Ordinal
Semua tipe sederhana disebut tipe ordinal kecuali real. Karakteristik tipe data ordinal antara lain :
– Semua kemungkinan nilai dari suatu tipe ordinal merupakan himpunan berurutan dan setiap nilai berkaitan dengan ordinalitasnya yaitu nilai integral.
– Fungsi standard ord dapat diterapkan pada sembarang tipe ordinal untuk mengetahui ordinalitasnya.
– Fungsi standard pred dapat diterapkan untuk mengetahui predesesor.
– Fungsi standard succ dapat diterapkan untuk mengetahui suksesor.
4.1.2 Tipe Integer
Tipe integer adalah tipe data yang nilainya tidak mempunyai titik desimal. Ada lima tipe data yang termasuk dalam kelompok ini seperti terlihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 2.1 Tipe integer
Tipe
Batas Nilai
Ukuran dalam byte
byte
0..255
shortint
-128..127
integer
-32768..32767
word
0..65535

longint
-2147483648..2147483647
Tipe data juga menentuka operasi yang bisa dikerjakan. Pada tipe integer operator-operator yang bisa dikerjakan antara lain:

Tabel 2.2 Operator-operator pada tipe integer
Operator
Kegunaan
+             penjumlahan
–              Pengurangan
*             Perkalian
div          Pembagian
mod       Sisa pembagian
4.1.3 Tipe Boolean
Data tipe boolean mempunyai dua nilai yakni benar dan salah. Dengan memakai operator and, or atau not maka dapat dibentuk ungkapan boolean yang lebih rumit.
4.1.4 Tipe Char
Tipe char digunakan untuk mendefinisikan tipe data yang nilainya merupakan himpunan karakter yang dikenal komputer seperti yang tersaji dalam tabel ASCII. Dalam program, konstanta bertipe char ditulis diantara tanda petik, misalnya ‘A’ . Perlu diingat bahwa data bertipe char hanya terdiri dari 1 karakter.
4.1.5 Tipe Terbilang
Disebut tipe terbilang karena semua nilai disebut satu persatu, contoh
Type Toko = (besar,kecil,bagus,jelek)
Perlu diperhatikan bahwa dalam tipe terbilang semua data harus diletakkan di antara kurung, urutan datanya harus diperhatikan karena akan mempengaruhi fungsi pred dan succ.
4.1.6 Tipe Subjangkauan
Tidak jarang terjadi batas nilai yang mungkin untuk suatu perubah merupakan bagian atau subjangkauan dari tipe data yang telah didefinisikan, contoh nilai ujian adalah dari 0 sampai 100.
type Nilai = 0..100;
4.1.7 Tipe Real
onstanta bertipe real adalah bilangan yang berisi titik desimal. Dalam Pascal paling sedikit harus ada satu digit sebelum dan sesudah titik desimal, tidak boleh ada koma dan nilainya bisa positif atau negative.




Listing program

:Uses wincrt;

Var input:

integer;

Beginwriteln('Nama : Rony Andrew');

writeln('NRP : 11-2004-180');

writeln('==================');

writeln(' ');Write('Masukkan Umur anda = ');

readln(input);

If input <2 thenWriteln('klasifikasi Anda = Bayi')

else

If input <12 thenWriteln('klasifikasi Anda = Anak-anak')

else

If input <18 thenWriteln('klasifikasi Anda = Remaja')

else

If input <24 thenWriteln('klasifikasi Anda = Dewasa muda')

else

If input <40 thenWriteln('klasifikasi Anda = Dewasa tua')

else

If input <55thenWriteln('klasifikasi Anda = Orang Tua')ElseWriteln('klasifikasi Anda = Lansia');

Repeat until keypressed

End.

Output :

Fakta prosesor multi-core
Baiklah kita bandingkan saja dua Prosesor Intel yang banyak dipakai saat ini yaitu Intel Core 2 Duo E7500 2,93 GHz per-core dengan 3MB L2 Cache dibandrol  $120 di Bhinneka.com dan sebagai pembandingnya adalah Intel Core 2 Quad Q8400 adalah 2,66 GHz per core dengan L2 Cache 4MB yang dijual $ 174 di Bhinneka.
Karena L2 Cache dibagi sama ke dalam inti masing-masing, maka kedua prosesor pada dasarnya memiliki jumlah cache yang hampir sama(E7500 sedikit lebih besar). Ini membuat keduanya menjadi prosesor yang hampir sama kecuali jumlah core mereka, karena kecepatan prosessor masing-masing adalah sekitar 2,6 GHz untuk kedua prosesor, jadi apakah ini berarti bahwa quad core dua kali lebih cepat dari prosesor dual core?

Jawabannya adalah tidak! Ini adalah kesalahpahaman utama orang-orang mengenai prosesor dengan multi-core. Anda tidak melipatgandakan kecepatan satu core dengan jumlah core yg dimiliki untuk mendapatkan “jumlah” kecepatan prosesor multi-core.
Dua prosesor dalam contoh diatas benar-benar memiliki kinerja dan kecepatan yang hampir sama.
Sebenarnya, kurang dari 1% dari software yang beredar di pasar dapat memanfaatkan beberapa core (Untuk dual Core lebih banyak, sedangkan 4 core sangat jarang), yang berarti bahwa sebagian besar program-program kamu (malah mungkin semuanya) hanya dapat dijalankan di salah satu inti prosesor saja.
Ini berarti bahwa kecepatan program Anda sepenuhnya tergantung pada kecepatan satu inti. Anda mungkin berkata “terus bagaimana kalau saya menjalankan banyak program dengan bersamaan(istilah kerennya multitasking)”
Kenyataannya adalah, kebanyakan program dapat melakukan tugas lebih cepat dari yang Anda dapat beralih ke program lain. Pengecualian yang paling menonjol terhadap apa yang saya katakan sebelumnya adalah pada software editing video dan foto (dan beberapa game), yang biasanya memanfaatkan semua core prosessor Anda.
Secara Realistis, Anda tidak akan merasakan perbedaan kecepatan antara sistem dengan prosesor dual core dan sistem dengan prosesor quad core, kecuali jika Anda menjalankan software video/photo editing.
Produsen prosesor (Intel, AMD) sebenarnya menyadari hal ini, tapi apa peduli mereka, selama prosesor mereka laku dan diterima dipasar mereka tidak ada masalah.

Jadi apa inti dari tulisan saya ini? Jangan habiskan uang Anda pada prosesor Quad core kecuali ingin membuat dan mengedit video secara profesional, atau menjalankan software khusus yang bisa memanfaatkan semua core prosessor. Anda lebih baik menghabiskan uang Anda untuk  prosesor dual core dengan GHz dan cache L2 yang lebih tinggi.

Kelebihan Quad Core
1. Mendukung Multithread
proses multithreading membuat Quad core mampu menjalankan banyak proses dalam satu waktu. Teknologi Multithreading ini memampukan banyak aplikasi dan game untuk dijalankan dalam sekian proses secara bersamaan,dan memberikan tampilan grafis berkualitas.
2. Kualitas Grafis lebih baik
Dengan Quad core, game atau video grafis menjadi lebih baik dari segi quality dan texturing. Hal ini bisa dicapai mengingat kemampuan Quad Core untuk memproses data dengan lebih baik, serta mampu mengoptimalkan dan mensinkronisasikan clock speed dan kerja dari sistem GPU yang terpasang di motherboard system.
3. Rendering lebih baik
Jika poin diatas mencakup pada kualitas grafis, maka yang dimaksud dengan proses rendering ini sendiri merupakan kemampuan pemrosesan data grafis yang biasanya berupa konversi data RAW menjadi data yang sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Semakin baik kemampuan dari prosessor untuk merender grafik, maka dipastikan bahwa waktu prosesor untuk mengolah grafis RAW menjadi grafis yang berbentu jadi akan lebih cepat. Dan kabar baiknya, Quad Core ini memiliki kemampuan render grafis yang cukup apik.
4. Lebih stabil dalam melakukan multitasking
Karena Quad Core ini menjalankan 4 core sekaligus, maka dapat dipastikan bahwa kualitas yang dihadirkan sangat baik. Quad Core ini mampu menjalankan banyak tugas dalam satu waktu secara bersamaan dengan stabil, dan mampu menjaga setiap proses agar tidak menjadi unstable. Hal ini menjadikan banyak aplikasi yang dijalankan disaat bersamaan, bisa berjalan dengan stabil dan tidak mengalami crash atau menutup dengan sendirinya.
5. Penanganan Thumbnail dan image cache lebih baik
Quad Core juga memiliki kelebihan dalam menampilkan Thumbnail grafis, baik di aplikasi photo editing sekelas photoshop, ataupun saat listing directory di Windows Explorer. Software Imaging, sekelas photoshop misalnya, dapat menampilkan banyak foto jauh lebih cepat dari sistem dengan single ataupun dual-core. Manfaat yang sama bukan hanya didapat dari desktop PC ataupun laptop, tetapi juga piranti mobile seperti tablet dan smartphone.
6. Orientasi yang baik pada pengolahan Grafis
Pengolahan grafis menjadi opsi terbaik untuk prosesor ini, Software sekelas Adobe Photoshop, GIMP, Blender, Adobe Premiere, dan Macam-macam software grafis lainnya yang mampu dijalankan dengan sangat baik di prosesor ini. Berbekal optimasi GPU yan ditawarkan prosesor ini, maka Mereka yang bergelut di bidang grafis sangat cocok untuk menggunakan prosesor berbasis Quad Core ini.

Kelemahan Quad Core
1. Biaya yang cukup mahal
Untuk sebuah prosesor multithreading seperti Quad Core, memiliki biaya yang cukup mahal. Biaya yang harus dikeluarkan setara dengan fungsi dan kualitas yang diberikan. Belum lagi dukungan terhadap kemampaun GPU yang baik menjadikan harga yang ditawarakan pantas.
2. Dukungan Software dan Hardware yang mungkin akan dibatasi beberapa tahun kedepan
Prosesor Quad Core meskipun memiliki banyak kelebihan, tetapi untuk penggunaan jangka kedepan kemungkinan akan dibatasi. Hal ini mengingat arsitektur prosesor Quad Core dan mungkin beberapa pertimbangan teknis lainnya menjadikan prosesor ini tidak diperuntukkan untuk prosesor masa depan, meski ketahui bersama bahwa prosesor ini merupakan prosesor yang cukup powerful.
 3. Umur pakai baterei lebih pendek
Bergantung dari pola pemakaian aplikasi, sistem prosesor quad-core bisa menguras baterei yang cukup banyak, menjadi umur baterei lebih pendek. Hal ini mengingat kemampuan pengolahan data prosesor ini yang cukup rapat, sehingga kebutuhan daya atau power yang digunakan prosesor Quad Core ini cukup besar.
4. Ketersediaan dukungan Software
Tidak setiap software mampu bekerja dengan optimal atau dalam arti mengoptimalkan fungsi dan kemampuan dari prosesor Quad Core ini. Vendor Software perlu melakukan algoritma pemrograman khusus untuk bisa memanfaatkan kemampuan multithreading dari prosesor Quad Core ini agar mampu memaksimalkan ke empat core atau inti yang diusung oleh prosesor berjenis Quad Core ini.

5. Kompatibilitas Hardware
Prosesor multi-core saja kompatibel dengan bebeapa motherboard, sehingga proses migrasi arsitektur prosesor ini tidak semudah CPU lama ke PC baru. Pembelian CPU Quad Core juga memerlukan bukan hanya motherboard yang kompatibel, tapi juga hardware dan peripheral lain yang mampu bekerja selaras dengan prosesor Quad Core ini.
6. Kurang mumpuni untuk processing angka
Quad core bisa digunakan baik untuk pengolahan grafis maupun pengolahan data berbasis angka atau data. Akan tetapi prosesor Quad Core ini lebih mumpuni untuk digunakan pada pengolahan grafis dibandingkan pengolahan angka, mengingat kemampuannya yang lebih berorientasi pada optimasi GPU ketimbang pada ALU (Arithmatic Logic Unit).

Kelebihan dan Kekurangan Processor Dual Core
Pada prosesor dual core ini akan terjadi pengabungan dua prosesor beserta cache, namun dalam satu kemasan chip atau integrated circuit (IC). Keuntungan dual core terutama pada cache coherency. Dengan dual core, komunikasi antara kedua die dapat dilakukan pada clock rate yang lebih tinggi dibandingkan jika memanfaatkan bus di luar chip.
Namun, di balik kelebihannnya tersebut, dual core bukan tanpa kekurangan. Di antara kekurangan itu misalnya membutuhkan operating system (OS) yang mampu mengoptimalkan kinerjanya. Setidaknya kemampuan OS untuk mengoptimalkan SMP (symmetric multi-processing). Selain itu, dibutuhkan juga aplikasi yang sudah mendukung pengoptimalan prosesor ini.
Secara teknis pun dapat dikatakan, dual core sebenarnya tidak akan membuat detak komputer (clock speed) jadi lebih cepat daripada prosesor single core yang mempunyai clock speed tinggi. Dual core hanya akan meningkatkan operasional pengguna PC saja.

lima jasa Elektronic Funds Transfer (ETF)

Sebutkan dan Jelaskan teknologi pembayaran elektronik  berserta contoh nya masing-masing ? Karakteristik Sistem Pembayaran Elektronik ...