Fakta prosesor multi-core
Baiklah kita bandingkan saja dua
Prosesor Intel yang banyak dipakai saat ini yaitu Intel Core 2 Duo E7500 2,93
GHz per-core dengan 3MB L2 Cache dibandrol $120 di Bhinneka.com dan
sebagai pembandingnya adalah Intel Core 2 Quad Q8400 adalah 2,66 GHz per core
dengan L2 Cache 4MB yang dijual $ 174 di Bhinneka.
Karena L2 Cache dibagi sama ke dalam
inti masing-masing, maka kedua prosesor pada dasarnya memiliki jumlah cache
yang hampir sama(E7500 sedikit lebih besar). Ini membuat keduanya menjadi
prosesor yang hampir sama kecuali jumlah core mereka, karena kecepatan
prosessor masing-masing adalah sekitar 2,6 GHz untuk kedua prosesor, jadi
apakah ini berarti bahwa quad core dua kali lebih cepat dari prosesor dual
core?
Jawabannya adalah tidak! Ini adalah
kesalahpahaman utama orang-orang mengenai prosesor dengan multi-core. Anda
tidak melipatgandakan kecepatan satu core dengan jumlah core yg dimiliki untuk
mendapatkan “jumlah” kecepatan prosesor multi-core.
Dua prosesor dalam contoh diatas
benar-benar memiliki kinerja dan kecepatan yang hampir sama.
Sebenarnya, kurang dari 1% dari
software yang beredar di pasar dapat memanfaatkan beberapa core (Untuk dual
Core lebih banyak, sedangkan 4 core sangat jarang), yang berarti bahwa sebagian
besar program-program kamu (malah mungkin semuanya) hanya dapat dijalankan di
salah satu inti prosesor saja.
Ini berarti bahwa kecepatan program
Anda sepenuhnya tergantung pada kecepatan satu inti. Anda mungkin berkata
“terus bagaimana kalau saya menjalankan banyak program dengan bersamaan(istilah
kerennya multitasking)”
Kenyataannya adalah, kebanyakan
program dapat melakukan tugas lebih cepat dari yang Anda dapat beralih ke
program lain. Pengecualian yang paling menonjol terhadap apa yang saya katakan
sebelumnya adalah pada software editing video dan foto (dan beberapa game),
yang biasanya memanfaatkan semua core prosessor Anda.
Secara Realistis, Anda tidak akan
merasakan perbedaan kecepatan antara sistem dengan prosesor dual core dan
sistem dengan prosesor quad core, kecuali jika Anda menjalankan software
video/photo editing.
Produsen prosesor (Intel, AMD)
sebenarnya menyadari hal ini, tapi apa peduli mereka, selama prosesor mereka
laku dan diterima dipasar mereka tidak ada masalah.
Jadi apa inti dari tulisan saya ini?
Jangan habiskan uang Anda pada prosesor Quad core kecuali ingin membuat dan
mengedit video secara profesional, atau menjalankan software khusus yang bisa
memanfaatkan semua core prosessor. Anda lebih baik menghabiskan uang Anda
untuk prosesor dual core dengan GHz dan cache L2 yang lebih tinggi.
Kelebihan
Quad Core
1. Mendukung Multithread
proses multithreading membuat Quad
core mampu menjalankan banyak proses dalam satu waktu. Teknologi Multithreading
ini memampukan banyak aplikasi dan game untuk dijalankan dalam sekian proses
secara bersamaan,dan memberikan tampilan grafis berkualitas.
2. Kualitas Grafis lebih baik
Dengan Quad core, game atau video
grafis menjadi lebih baik dari segi quality dan texturing. Hal ini bisa dicapai
mengingat kemampuan Quad Core untuk memproses data dengan lebih baik, serta
mampu mengoptimalkan dan mensinkronisasikan clock speed dan kerja dari sistem
GPU yang terpasang di motherboard system.
3. Rendering lebih baik
Jika poin diatas mencakup pada
kualitas grafis, maka yang dimaksud dengan proses rendering ini sendiri
merupakan kemampuan pemrosesan data grafis yang biasanya berupa konversi data
RAW menjadi data yang sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Semakin baik
kemampuan dari prosessor untuk merender grafik, maka dipastikan bahwa waktu
prosesor untuk mengolah grafis RAW menjadi grafis yang berbentu jadi akan lebih
cepat. Dan kabar baiknya, Quad Core ini memiliki kemampuan render grafis yang
cukup apik.
4. Lebih stabil dalam melakukan
multitasking
Karena Quad Core ini menjalankan 4
core sekaligus, maka dapat dipastikan bahwa kualitas yang dihadirkan sangat
baik. Quad Core ini mampu menjalankan banyak tugas dalam satu waktu secara
bersamaan dengan stabil, dan mampu menjaga setiap proses agar tidak menjadi
unstable. Hal ini menjadikan banyak aplikasi yang dijalankan disaat bersamaan,
bisa berjalan dengan stabil dan tidak mengalami crash atau menutup dengan
sendirinya.
5. Penanganan Thumbnail dan image
cache lebih baik
Quad Core juga memiliki kelebihan
dalam menampilkan Thumbnail grafis, baik di aplikasi photo editing sekelas
photoshop, ataupun saat listing directory di Windows Explorer. Software
Imaging, sekelas photoshop misalnya, dapat menampilkan banyak foto jauh lebih
cepat dari sistem dengan single ataupun dual-core. Manfaat yang sama bukan
hanya didapat dari desktop PC ataupun laptop, tetapi juga piranti mobile
seperti tablet dan smartphone.
6. Orientasi yang baik pada
pengolahan Grafis
Pengolahan grafis menjadi opsi
terbaik untuk prosesor ini, Software sekelas Adobe Photoshop, GIMP, Blender,
Adobe Premiere, dan Macam-macam software grafis lainnya yang mampu
dijalankan dengan sangat baik di prosesor ini. Berbekal optimasi GPU yan
ditawarkan prosesor ini, maka Mereka yang bergelut di bidang grafis sangat
cocok untuk menggunakan prosesor berbasis Quad Core ini.
Kelemahan
Quad Core
1. Biaya yang cukup mahal
Untuk sebuah prosesor multithreading
seperti Quad Core, memiliki biaya yang cukup mahal. Biaya yang harus
dikeluarkan setara dengan fungsi dan kualitas yang diberikan. Belum lagi
dukungan terhadap kemampaun GPU yang baik menjadikan harga yang ditawarakan pantas.
2. Dukungan Software dan Hardware
yang mungkin akan dibatasi beberapa tahun kedepan
Prosesor Quad Core meskipun memiliki
banyak kelebihan, tetapi untuk penggunaan jangka kedepan kemungkinan akan
dibatasi. Hal ini mengingat arsitektur prosesor Quad Core dan mungkin beberapa
pertimbangan teknis lainnya menjadikan prosesor ini tidak diperuntukkan untuk
prosesor masa depan, meski ketahui bersama bahwa prosesor ini merupakan
prosesor yang cukup powerful.
3. Umur pakai baterei lebih
pendek
Bergantung dari pola pemakaian
aplikasi, sistem prosesor quad-core bisa menguras baterei yang cukup banyak,
menjadi umur baterei lebih pendek. Hal ini mengingat kemampuan pengolahan data
prosesor ini yang cukup rapat, sehingga kebutuhan daya atau power yang
digunakan prosesor Quad Core ini cukup besar.
4. Ketersediaan dukungan Software
Tidak setiap software mampu bekerja
dengan optimal atau dalam arti mengoptimalkan fungsi dan kemampuan dari
prosesor Quad Core ini. Vendor Software perlu melakukan algoritma pemrograman
khusus untuk bisa memanfaatkan kemampuan multithreading dari prosesor Quad Core
ini agar mampu memaksimalkan ke empat core atau inti yang diusung oleh prosesor
berjenis Quad Core ini.
5. Kompatibilitas Hardware
Prosesor multi-core saja kompatibel
dengan bebeapa motherboard, sehingga proses migrasi arsitektur prosesor ini
tidak semudah CPU lama ke PC baru. Pembelian CPU Quad Core juga memerlukan
bukan hanya motherboard yang kompatibel, tapi juga hardware dan peripheral lain
yang mampu bekerja selaras dengan prosesor Quad Core ini.
6. Kurang mumpuni untuk processing
angka
Quad core bisa digunakan baik untuk
pengolahan grafis maupun pengolahan data berbasis angka atau data. Akan tetapi
prosesor Quad Core ini lebih mumpuni untuk digunakan pada pengolahan grafis dibandingkan
pengolahan angka, mengingat kemampuannya yang lebih berorientasi pada optimasi
GPU ketimbang pada ALU (Arithmatic Logic Unit).
Kelebihan dan Kekurangan Processor Dual Core
Pada prosesor dual
core ini akan terjadi pengabungan dua prosesor beserta cache, namun dalam satu
kemasan chip atau integrated circuit (IC). Keuntungan dual core terutama pada
cache coherency. Dengan dual core, komunikasi antara kedua die dapat dilakukan
pada clock rate yang lebih tinggi dibandingkan jika memanfaatkan bus di luar
chip.
Namun, di balik kelebihannnya tersebut, dual core bukan tanpa kekurangan. Di
antara kekurangan itu misalnya membutuhkan operating system (OS) yang mampu
mengoptimalkan kinerjanya. Setidaknya kemampuan OS untuk mengoptimalkan SMP
(symmetric multi-processing). Selain itu, dibutuhkan juga aplikasi yang sudah
mendukung pengoptimalan prosesor ini.
Secara teknis pun dapat dikatakan, dual core sebenarnya tidak akan membuat
detak komputer (clock speed) jadi lebih cepat daripada prosesor single core
yang mempunyai clock speed tinggi. Dual core hanya akan meningkatkan
operasional pengguna PC saja.
Namun, di balik kelebihannnya tersebut, dual core bukan tanpa kekurangan. Di antara kekurangan itu misalnya membutuhkan operating system (OS) yang mampu mengoptimalkan kinerjanya. Setidaknya kemampuan OS untuk mengoptimalkan SMP (symmetric multi-processing). Selain itu, dibutuhkan juga aplikasi yang sudah mendukung pengoptimalan prosesor ini.
Secara teknis pun dapat dikatakan, dual core sebenarnya tidak akan membuat detak komputer (clock speed) jadi lebih cepat daripada prosesor single core yang mempunyai clock speed tinggi. Dual core hanya akan meningkatkan operasional pengguna PC saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar